Karena sudah tidak tahan lagi dengan tingkah kedua orang tersebut mereka mendapat hukuman disuruh mabuk dan merokok sepuasnya didalam goa supaya tidak mengganggu tetangga.
Si perokok dan pemabuk diberi rokok dan minuman 1 kontener oleh kepala desa dengan syarat goa harus ditutup sampe habis rokok dan minumanya supaya mereka jera dan tidak mengulanginya lagi.
Setelah mereka puas didalam, goa pun akhirnya dibuka oleh kepala desa dan para tetangga.
Sang pemabuk keluar badan kurus dan perutnya buncit dia jera ampun kepada bapak kepala desa.
Trus sang perokok keluar dengan muka geram marah-marah dan berkata “HAII.. PAK LURAH SETAN LU NGASIH ROKOK GAK DIKASIH KOREK..!”


duri Berkata:
on November 16, 2009 at 6:01 am
hwehe pantesan jah th lurah lp kasih korek,,,si perokok mn mau jera,,,,g bs ngerokok,,,,